Oleh: Adet
Bingkai merupakan sebuah BSO atau (read: badan semi otonom)
dari HMJ (read: himpunan mahasiswa jurusan) yang dikenal juga sebagai
komunitas kepemudaan di lingkungan eksternal kampus. Pada sebuah organisasi
tentu akan mengalami regenerasi dari tahun ke tahunnya sesuai dengan periode
kepengurusannya masing-masing. Begitupun dengan Bingkai yang akan meregenerasi
kepengurusannya setiap tahun.
Bingkai di tahun 2019 ini merupakan regenerasi ke tujuh yang akan
mengemban amanah keorganisasian selama setahun kedepan. Pada periode ini
Bingkai UIN Sunan Gunung Djati memperkenalkan dirinya dengan kabinet yang
bernama Adler-Altruis. Adler adalah seorang tokoh konseling yang menyatakan
bahwa perilaku manusia dipengaruhi oleh apa yang menjadi orientasinya sehingga
ia senantiasa berusaha mewujudkannya. Adapun yang dimaksud dengan Altruis
adalah sebuah istilah di dunia psikologi yang memeiliki arti berjiwa penolong.
Adler-Altruis tidak lain adalah harapan bagi Bingkai agar
senantiasa menyelaraskan langkah-langkahnya terhadap jalan yang dapat mewujudkan
visi yang diemban kepengurusan periode ini dengan kesadaran penuh yang timbul
dari seorang pembimbing dan konselor yang berjiwa penolong. Seperti yang telah
disampaikan oleh ketua umum terpilih, Adetia Siti Nurmaluloh pada pelantiakan
Bingkai yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 1 Maret 2019 di aula
Fakultas Dakwan dan Komunikasi UIN Bandung.
Orientasi Bingkai kabinet Adler-Altruis tercermin dalam rangkaian
kata yang menjadi tema besar dari pelantikannya yaitu, “Mewujudkan
Pembimbing dan Konselor Islam yang Gemilang dengan Bingkai Ukhuwah dalam
Jalinan Aqidah”. Sesuai dengan namanya, Bingkai atau Bimbingan Konselor
Agama Islam, terdapat dua peran yaitu pembimbing dan konselor. Yang membedakannya
dengan pembimbing dan konselor lainnya ialah Islam, dimana tidak hanya menaati
kode etik yang berlaku bagi pembimbing dan konselor tertapi juga membawa misi
tersampaikannya ajaran-ajaran Islam kepada umat manusia. Mengapa harus
pembimbing dan konselor Islam yang gemilang yang akan diwujudkan oleh Bingkai?
Bagi Bingkai kata gemilang adalah rangkaian akhir dari jargonnya (Bingkai
Bangkit! Bisa, Menang, Gemilang!) yang memiliki arti luarbiasa, dimana kita sebagai
manusia akan melanjutkan perjalannan hidupnya pada kehidupan yang kekal di
akhirat kelak mampu gemilang tidak hanya di alam persinggahan. Perjalanan yang
akan dilalui oleh Bingkai untuk mewujudkan itu tentu memerlukan kekuatan serta
usaha yang besar dari setiap elemennya. Maka dari itu Bingkai membingkai diri
dalam sebuah ukuhuwah persaudaraan dengan satu ikatan yang tidak akan lekang
dimakan zaman, sebuah jalinan paling kuat diantara jalinan-jalinan yang ada,
yaitu ikatan atau jalinan aqidah antar seluruh elemen yang membangun Bingkai
untuk mewujudkan pembimbing dan konselor yang gemilang. Begitulah kiranya apa
yang dipaparkan oleh ketua umum terpilih pada sambutannya di acara pelantikan
Bingkai.
Sejarah Bingkai yang telah sampai pada generasi ketujuh dari
perjalanannya tersebut kini kembali mempersiapkan diri untuk menjawab tatangan
zaman. Bingkai akan hadir membasuh zaman yang haus dengan dahaganya hati
manusia karena tambatan-tambatannya kepada selain Pencipta, Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar