Kamis, 07 Maret 2019

Bingkai Kabinet Adler-Altruis



Oleh: Adet


Bingkai merupakan sebuah BSO atau (read: badan semi otonom) dari HMJ (read: himpunan mahasiswa jurusan) yang dikenal juga sebagai komunitas kepemudaan di lingkungan eksternal kampus. Pada sebuah organisasi tentu akan mengalami regenerasi dari tahun ke tahunnya sesuai dengan periode kepengurusannya masing-masing. Begitupun dengan Bingkai yang akan meregenerasi kepengurusannya setiap tahun.
Bingkai di tahun 2019 ini merupakan regenerasi ke tujuh yang akan mengemban amanah keorganisasian selama setahun kedepan. Pada periode ini Bingkai UIN Sunan Gunung Djati memperkenalkan dirinya dengan kabinet yang bernama Adler-Altruis. Adler adalah seorang tokoh konseling yang menyatakan bahwa perilaku manusia dipengaruhi oleh apa yang menjadi orientasinya sehingga ia senantiasa berusaha mewujudkannya. Adapun yang dimaksud dengan Altruis adalah sebuah istilah di dunia psikologi yang memeiliki arti berjiwa penolong.
Adler-Altruis tidak lain adalah harapan bagi Bingkai agar senantiasa menyelaraskan langkah-langkahnya terhadap jalan yang dapat mewujudkan visi yang diemban kepengurusan periode ini dengan kesadaran penuh yang timbul dari seorang pembimbing dan konselor yang berjiwa penolong. Seperti yang telah disampaikan oleh ketua umum terpilih, Adetia Siti Nurmaluloh pada pelantiakan Bingkai yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 1 Maret 2019 di aula Fakultas Dakwan dan Komunikasi UIN Bandung.
Orientasi Bingkai kabinet Adler-Altruis tercermin dalam rangkaian kata yang menjadi tema besar dari pelantikannya yaitu, “Mewujudkan Pembimbing dan Konselor Islam yang Gemilang dengan Bingkai Ukhuwah dalam Jalinan Aqidah”. Sesuai dengan namanya, Bingkai atau Bimbingan Konselor Agama Islam, terdapat dua peran yaitu pembimbing dan konselor. Yang membedakannya dengan pembimbing dan konselor lainnya ialah Islam, dimana tidak hanya menaati kode etik yang berlaku bagi pembimbing dan konselor tertapi juga membawa misi tersampaikannya ajaran-ajaran Islam kepada umat manusia. Mengapa harus pembimbing dan konselor Islam yang gemilang yang akan diwujudkan oleh Bingkai? Bagi Bingkai kata gemilang adalah rangkaian akhir dari jargonnya (Bingkai Bangkit! Bisa, Menang, Gemilang!) yang memiliki arti luarbiasa, dimana kita sebagai manusia akan melanjutkan perjalannan hidupnya pada kehidupan yang kekal di akhirat kelak mampu gemilang tidak hanya di alam persinggahan. Perjalanan yang akan dilalui oleh Bingkai untuk mewujudkan itu tentu memerlukan kekuatan serta usaha yang besar dari setiap elemennya. Maka dari itu Bingkai membingkai diri dalam sebuah ukuhuwah persaudaraan dengan satu ikatan yang tidak akan lekang dimakan zaman, sebuah jalinan paling kuat diantara jalinan-jalinan yang ada, yaitu ikatan atau jalinan aqidah antar seluruh elemen yang membangun Bingkai untuk mewujudkan pembimbing dan konselor yang gemilang. Begitulah kiranya apa yang dipaparkan oleh ketua umum terpilih pada sambutannya di acara pelantikan Bingkai.
Sejarah Bingkai yang telah sampai pada generasi ketujuh dari perjalanannya tersebut kini kembali mempersiapkan diri untuk menjawab tatangan zaman. Bingkai akan hadir membasuh zaman yang haus dengan dahaganya hati manusia karena tambatan-tambatannya kepada selain Pencipta, Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar